Dalam rangka menanamkan pengetahuan tentang bencana alam sejak dini, Taman Kanak-Kanak Pelopor menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Tanggap Bencana Alam Gempa Bumi di Aula Serba Guna dan ruang kelas TK Pelopor pada Rabu (18/09/2024).
Adapun kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa Taman kanak Kanak Pelopor. Mitigasi ini dilakukan sebagai upaya untuk menanamkan sikap tanggap bencana sejak dini kepada anak didik di TK Pelopor. Dengan kegiatan ini, diharapkan nantinya anak-anak ini mengerti apa yang harus dilakukan ketika bencana gempa terjadi.
Sebelum anak praktik langsung,semua anak diajak terlebih dahulu menonton video tentang bencana alam dan gempa bumi agar anak dapat melihat contoh dari bencana alam dan gempa bumi jika terjadi di daerah Duri Riau.
Setelah itu guru memberi arahan kembali kepada semua anak untuk dapat praktik langsung dan anak di bagi menjadi dua kelompok, yaitu:
- Kelompok pertama yaitu kelompok anak yang berada di dalam ruangan ketika gempa datang. Anak berlari menuju meja dan menyelamatkan diri masing-masing dibawah meja.
- Kelompok ke dua yaitu kelompok anak yang berada di luar ruangan ketika gempa datang.
Anak berlari menuju pintu untuk keluar dari ruangan dan menyelamatkan diri masing-masing dan semua anak menuju titik kumpul.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk melatih anak-anak terkait dengan kesiapsiagaan bencana terutama gempa bumi, pengetahuan akan antisipasi bencana ini bisa dimiliki oleh masyarakat secara luas, tak terkecuali anak-anak, hal ini mengingat bencana gempa bumi cukup sering terjadi di wilayah Indonesia, sehingga anak-anak perlu dibekali dengan pengetahuan untuk mengantisipasinya.
Harapan dari pelaksanaan mitigasi ini adalah, semua lapisan masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua memiliki pemahaman tentang bagaimana mengatasi adanya bencana yang mungkin terjadi, mengetahui tentang hal-hal apa yang seharusnya dilakukan, sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi. Hal ini untuk meminimalisir dampak yang diakibatkan oleh terjadinya bencana itu sendiri sehingga mampu menanggulanginya.