Natal selalu menjadi saat yang spesial . Tidak hanya bagi umat Kristen dan Katolik, tapi juga bagi seluruh warga SMPS Pelopor Mandau untuk berbagi sukacita dengan orang-orang terkasih di lingkungan sekolah. Berbeda dengan Perayaan Natal tahun-tahun sebelumnya, tahun ini SMPS Pelopor Mandau menyelenggarakan perayaan Natal dengan mengundang semua warga SMPS Pelopor baik yang beragama Kristen/Katolik maupun yang beragama Buddha. Dengan berkat Tuhan, acara Perayaan Natal tahun ini bisa berjalan dengan lancar dan cukup meriah.
Natal tahun ini mengangkat tema “Love Unites Us in Diversity”, yang berarti Kasih menyatukan kita dalam keberagaman. Tema ini diangkat karena warga SMPS Pelopor Mandau terdiri dari berbagai suku dan agama yang berbeda tetapi tetap kompak dalam melaksanakan berbagai program kegiatan sekolah. Acara ini dihadiri oleh kurang lebih 170 siswa-siswi SMPS Pelopor, 23 tenaga pendidik dan kependidikan, serta beberapa tamu undangan dan orang tua wali murid SMPS Pelopor Mandau. Turut hadir dalam acara tersebut sekaligus memberikan kata sambutan adalah Ibu Jeminah, S.Pd.M.M.Pd.,selaku Pengawas Pendidikan Yayasan Pubbarama, serta Bpk.Sutijo, selaku Ketua Yayasan Pubbarama Duri. Acara diawali dengan ibadah Natal yang dipimpin oleh Ibu Pendeta Santa Lucia Manurung,S.Th.
Dalam sambutannya, Ibu Septi Susanti,S.Pd.B., selaku kepala sekolah SMPS Pelopor Mandau, menyampaikan “ Terselenggaranya perayaan Natal ini adalah hasil kerjasama dan gotong royong dari seluruh warga SMPS Pelopor dengan dasar cinta dan suka cita. Kita Bersatu dalam segala keberagaman dan hal inilah yang merupakan penerapan langsung dari nilai-nilai Pancasila yang merupakan tujuan dari Kurikulum Merdeka yang kita terapkan di sekolah ini . Karena nilai – nilai Pancasila tidak akan terwujud jika kita hanya belajar secara teori tanpa adanya praktik langsung.”
Dalam perayaan Natal kali ini, para siswa Kristen,Katolik, dan Buddha dari kelas 7 sampai kelas 9 juga berkesempatan untuk menampilkan persembahannya. Ada yang menyanyi, menari , drama, dan juga Liturgi. Semua merasakan sukacita Natal, dan semoga sukacita tersebut terus bertahan dan menjadi suatu awal dari pengharapan baru akan kehidupan ke depan yang lebih baik.
Selamat Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, semoga sukacita Natal membawa kebahagiaan bagi kita semua.